Minggu, 18 April 2010

Kampung SI Pitung

Pada dasarnya ada tiga versi yang tersebar di masyarakat mengenai si Pitung yaitu versi Indonesia, Belanda, dan Cina. Masing-masing penutur versi cerita tersebut memiliki versi yang berbeda dari cerita si Pitung itu sendiri. Apakah Si Pitung sebagai seorang pahlawan berdasasrkan versi cerita Indonesia, dan sebagai seorang penjahat jika dilihat dari versi Belanda. Cerita Si Pitung ini dituturkan oleh masyarakat Indonesia hingga saat ini dan menjadi bagian lengenda serta warisan budaya Betawi khususnya dan Indonesia umumnya. Kisah Legenda Si Pitung ini terkadang dituturkan menjadi rancak (sejenis balada), sair, atau cerita Lenong. Menurut versi Koesasi (1992), Si Pitung di identikan dengan tokoh Betawi yang membumi, muslim yang shaleh, dan menjadi contoh suatu keadilan sosial.

Tempat Lahir
Si Pitung lahir di daerah Pengumben sebuah kampung di Rawabelong yang pada saat ini berada di sekitar lokasi Stasiun Kereta Api Palmerah. Ayahnya bernama Bung Piung dan ibunya bernama Mbak Pinah. Pitung menerima pendidikan di pesantren yang dipimpin oleh Haji Naipin (seorang pedagang kambing). Seperti yang dikisahkan dalam film Si Pitung (1970).

Nama Asli Si Pitung
Si Pitung merupakan nama panggilan asal kata dari Bahasa Jawa Pituan Pitulung (Kelompok Tujuh), kemudian nama panggilan ini menjadi Pitung. Nama asli Si Pitung sendiri adalah Salihun (Salihoen).
Penasaran kan datangin aja tempatnya di daerah Jagakarsa,Selamat berburu...

Kartini Face Book

Panggil saja namaku Mozzay dan Resti itu yang terucap dari dari bibir manis kedua wanita ini,memang walaupun keduanya wajah wanita ini sedikit pemayu tapi semangatnya loh...boleh di adu dengan kaum adam penasarankan..

Aku di Anak Tirikan

Minggu, 28 Maret 2010

Friendship

Isep aja rokok gue
Minum aja kopi gue
Makan aja bareng gue
Karena lo temen 'en gue sayang lo ...

Lo slalu di blakang gue
Bantu 'en jagain gue
Lewatin dulu mayat gue
Siapapun orang yang mau nyakitin lo!!

Aku jamin ini untuk selamanya
Gak ada kata perceraian dalam pertemanan ...

Pake aja baju gue
Nginep aja di rumah gue
Ikut aja mobil gue
Asal lo jangan ganggu bini gue ...

Cerita aja problem lo
Ngomong lepas ama gue
Buka-bukaan aja sama gue
Tapi tolong jangan ember mulut lo!

Sang Insipirator

semua barang kau hargai ...
dan kau tukar dengan uang ...
semua orang kau nilai ...
dan kau jejali dengan uang ... Uang ...

hukum untuk orang kaya ...
bisa kau tambal dengan uang ...
demokrasi ’tuk penguasa ...
politix s’lalu penuh uang ... CURANG !

mungkin kau bisa membayar segalanya ...
tapi ’gak bisa ... membeli kenbenaran !
ya kau bisa ... lunasi segalanya ...
pasti gak bisa ... membeli kebebasan ... AKU !